Penemu Benua Amerika, Apakah Christopher Columbus ?

Blog Media Informatif dan Edukatif

25 Agustus 2022
Penemu Benua Amerika, Apakah Christopher Columbus ?

yurovi.my.id – Penemu Benua Amerika, Apakah Christopher Columbus ?.  Ketika ditanya tentang siapakah penemu Benua Amerika maka bisa jadi nama yang terpikir adalah Cristoforo Colombo atau Christopher Columbus. Ketika ditanya dari manakah nama Amerika diambil maka jawaban yang kemungkinan muncul adalah Amerigo Vespucci.

Penemu Benua Amerika, Apakah Christopher Columbus ?

Hal tersebut bisa dimaklumi mengingat sejak di sekolah dasar (SD) klaim Columbus sebagai penjejak pertama tanah Amerika pada 1492 sudah diajarkan. Disebutkan bahwa pedagang sekaligus penjelajah asal Genoa, Italia tersebut menyeberangi Samudra Atlantik dan tiba di Benua Amerika pada tanggal 12 Oktober 1402. Namun, berdasarkan dari fakta sejarah, benarkah klaim tersebut?

Apakah Christopher Columbus Penemu Benua Amerika ?

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan merupakan salah satu tokoh yang tidak percaya bahwa Benua Amerika ditemukan oleh Christopher Columbus. Dia Berpidato pada KTT para pemimpin Muslim dari Amerika Latin, di Istanbul, Turki.

Erdogan secara tegas menyatakan Amerika ditemukan oleh para pelaut Muslim pada abad ke-12, hampir 3 abad sebelum Columbus menginjakkan kaki di sana. Menurut Erdogan, kontak-kontak antara Amerika Latin dan Islam sudah dilakukan sejak abad ke-12.

Sebelumnya, seorang ahli kapal selam dan sejarawan kondang yaitu Gavin Menzies juga membantah klaim Columbus adalah penjelajah pertama Amerika. Menurut dia, penemu Benua Amerika adalah Laksamana Muslim asal Cina yang bernama Cheng Ho. Dalam catatannya, Cheng Ho menginjakkan kaki di sana 70 tahun sebelum pelayaran Columbus.

Kepada publik ia memperlihatkan bukti yakni berupa peta-peta pelayaran kuno dan juga artefak yang menyatakan secara jelas bahwa Cheng Ho dulu pernah singgah di Amerika sesudah melakukan pelayaran pada periode 1421-1423.

Diceritakan, pada tahun 1405 saat Cheng Ho ditugaskan menjelajahi dunia bersama beberapa armada laut Cina yang memakan waktu 2 tahun. Sang Laksamana berhasil melewati Champa, Jawa, Malaka, Palembang, Sumatra, Aru, Sri Lanka, dan Kalkuta. Inilah pelayaran yang dianggap sebagai momen penting pelayaran Cina di Nusantara.

Christopher Columbus Bukan yang menemukan Amerika?

Khusus mengenai pelayaran menuju Benua Amerika maka beberapa sumber arkeologi menyebutkan, Cheng Ho pernah berlayar bersama awak kapalnya pada tahun 1421 sampai 1423.

Sebelum sampai di Benua Amerika, tepatnya di Amerika bagian selatan sesudah menyeberang dari Afrika. Cheng Ho melewati jalur yang terkenal sulit dan berbahaya. Beberapa sumber memaparkan, sering kali kapal-kapal Eropa yang melewati jalur tersebut terdampar karena terhalang ombak.

Laporan mengenai penemu Benua Amerika juga disampaikan oleh sejumlah sarjana Muslim beberapa waktu lalu. Mereka menyatakan bahwa Muslim datang lebih dulu di Amerika dibanding Columbus. Mereka yakin akan hal tersebut meskipun tak ditemukan reruntuhan bangunan ataupun peninggalan Islam pra-Columbus di Benua Amerika.

Dalam satu artikel yang diterbitkan pada tahun 1996, sejarawan Youssef Mroueh menyebutkan bahwa ketika berlayar ke Amerika, Columbus melihat sebuah masjid di Kuba. Artikel tersebut mau tidak mau memunculkan kembali pertanyaan besar mengenai siapakah sebenarnya penemu Benua Amerika?.

Faktanya, klaim dari Columbus sebagai penemu Benua Amerika mendapatkan banyak keraguan. Nama yang kemudian muncul dan juga diperkuat fakta sejarah adalah pelaut Muslim. Merekalah yang pertama kali menginjakan kaki di tanah Amerika yang jauh sebelum Columbus.

Apabila diamati secara detail sejarah pelayaran Columbus maka tampak sekali memang bukan penjelajah asal Genoa tersebut yang pertama kali menyeberangi Atlantik kemudian mendarat di Amerika. Dalam catatannya, Columbus berlayar dari Spanyol pada tahun yang sama dengan runtuhnya dinasti Islam terakhir di tanah Iberia.

Pelayarannya banyak diawaki oleh orang-orang Islam asal Iberia yang diceritakan sangat mengenal sejarah di masa keemasan Islam. Mereka dipaksa memeluk Katolik apabila tidak ingin dibunuh. Dari para awaknya itulah Columbus dapat dengan mudah mendengar kisah tentang dunia baru bernama Amerika dan terinspirasi untuk menjangkaunya.

Penemu Benua Amerika Adalah Muslim

Setibanya di Amerika, Columbus mencatat beberapa hal yang terkait syiar Islam. Contohnya, ia berkomentar mengenai emas milik penduduk asli yang dibuat dengan paduan dan tata cara yang sama dengan yang dibuat kaum Muslimin di Afrika Barat.

Ia juga mencatat, kata asli untuk emas di daerah tersebut adalah ghunain. Kata itu mirip dengan kata emas dalam bahasa Mandika yang disebut ghanin. Apabila dihubungkan dengan kata dalam bahasa Arab maka terdapat kemiripan dengan kata ghina yang berarti “kekayaan”.

Catatan Columbus juga menyebut tentang adanya sebuah kapal pada tahun 1498 yang memuat banyak barang dagangan. Kapal tersebut diawaki oleh orang-orang Afrika. Berdasarkan dari keterangan penduduk asli maka mereka sudah bermitra dagang dengan penduduk lokal.

Di samping catatan Columbus, fakta sejarah tentang Muslim sebagai yang pertama menginjakkan kaki di Amerika terpapar nyata dari seorang sejarawan dan ahli geografi Muslim yang bernama Abu Hasan Al Mas’udi. Ia menulis perjalanan Muslim Spanyol pada tahun 889 M. Tulisan tersebut sendiri dibuat pada tahun 956 M.

Ekspedisi pelayaran di tahun tersebut adalah perjalanan selama berbulan-bulan ke arah Barat. Pelayaran bertolak dari Pelabuhan Delba yang merupakan pelabuhan yang sama dengan tempat berangkatnya ekspedisi Columbus. Hasilnya, mereka menemukan sebuah daratan yang sangat luas yang kemudian melakukan perniagaan dengan penduduk asli di daerah tersebut sebelum kembali ke Eropa.

Al Mas’udi menggambarkan tanah tersebut dalam petanya yang fenomenal. Ia menyebut daratan tersebut sebagai the unknown land atau daratan tanpa nama.

Disebutkan, Muslim Spanyol sudah melakukan ekspedisi ke Amerika sebanyak 2 kali. Pertama pada tahun 999 M yang dipimpin oleh Ibnu Farrukh dari Granada dan kedua dipimpin oleh Al Idrisi pada 1100 M.

Penemu Benua Amerika Adalah Muslim

Pada pelayaran kedua, Al Idrisi mencatat adanya sekelompok Muslimin berlayar ke arah Barat dari Lisabon selama 31 hari dan berlabuh di sebuah pulau di Karibia. Mereka ditawan oleh penduduk asli Amerika di kepulauan tersebut selama beberapa hari. Mereka akhirnya dibebaskan menyusul negosiasi dengan perantara salah seorang penduduk setempat yang memahami bahasa Arab.

Keberadaan penduduk yang memahami bahasa Arab menjadi poin penting. Sebab, hal tersebut memperlihatkan sering terjadi kontak antara penduduk setempat dengan orang-orang Arab.

Teori lain menyebutkan bahwa kaum Muslimin datang ke Benua Amerika menyeberangi samudra gelap Atlantik pada 300 atau 400 tahun sebelum kedatangan Columbus. Hal tersbut diindikasikan dengan adanya kemampuan umat Islam dalam hal pemetaan, citra geografis, dan juga astronomi.

Eksistensi orang-orang Afrika Barat, Arab, dan Usmani di Benua Amerika. Jauh sebelum kedatangan Columbus dan orang-orang Kristen Eropa semakin menguatkan fakta sejarah bahwa Muslimlah penjelajah pertama yang sampai ke Amerika.

Dari pemaparan tersebut maka teori yang menyatakan Columbus sebagai penjelajah pertama Samudera Atlantik. Dan kemudian menginjakkan kaki di Benua Amerika adalah teori lama yang sangat lemah dan belum diuji.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Catatan Admin - Yurovi

Disclaimer: Jika dalam artikel ini ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru/pengajar atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja.

Referensi :
  • https://teknologi.visitklaten.com/teknologi/penemu-benua-amerika/
  • republika.co.id
  • Image by rawpixel.com on Freepik

Postingan Terkait

Scroll to Top