Penyebab Masuk Angin Dan Cara Mengatasinya

Blog Media Informatif dan Edukatif

10 Agustus 2022
Penyebab Masuk Angin Dan Cara Mengatasinya

yurovi.my.id – Penyebab Masuk Angin Dan Cara Mengatasinya. Penyebab Dan Cara Mengatasi Masuk Angin. Masuk angin bukan istilah medis dan juga bukan suatu penyakit. Masuk angin merupakan sebuah istilah yang digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk menggambarkan keluhan demam, nyeri otot, menggigil, perut kembung, pegal-pegal, serta hilangnya nafsu makan.

Penyebab Masuk Angin Dan Cara Mengatasinya

Dalam dunia kedokteran barat, sebenarnya tidak dikenal yang namanya penyakit masuk angin. Istilah yang ada yaitu flu atau cold untuk menunjukkan gejala demam atau tidak enak badan.

Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengunjung visitklaten[dot]com yang telah meluangkan waktunya untuk mengunjungi website kami. Kami menerima segala masukkan dan kritikan agar web dan diri kami menjadi lebih baik lagi.

 

Penyebab Masuk Angin

Penyebab masuk angin bermacam-macam, karena ada berbagai penyakit yang dapat menimbulkan keluhan di atas. Namun yang pasti, masuk angin bukan disebabkan oleh angin ataupun hujan secara langsung. Keluhan masuk angin biasanya muncul karena menurunnya daya tahan tubuh, sehingga penderitanya rentan terinfeksi virus ataupun bakteri.

Masih belum jelas, mengapa kondisi ini sering dikaitkan dengan angin dan hujan. Namun yang pasti, kurangnya paparan sinar matahari ketika musim hujan memang dapat membuat produksi vitamin D di dalam tubuh menurun. Selain vitamin C dan omega-3, Vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang berperan dalam daya tahan tubuh.

Menurunnya daya tahan tubuh akan menyebabkan timbulnya penyakit dengan berbagai gejala yang disebut oleh masyarakat sebagai masuk angin. Gejala yang sering dirasakan adalah demam, sakit kepala, menggigil, batuk, nyeri otot, pilek, nyeri perut, sering sendawa, perut kembung, sering buang angin, dan merasa lemas.

 

Apa itu “Masuk Angin”

Beberapa Penyakit yang Sering Disebut sebagai Masuk Angin

Seperti yang sudah diterangkan sebelumnya, masuk angin bukan suatu penyakit, melainkan sekumpulan gejala dari kondisi medis tertentu. Keluhan masuk angin bisa jadi merupakan tanda dari beberapa penyakit berikut ini:

1. Infeksi saluran pernapasan atas

Infeksi saluran napas atas (hidung dan tenggorokan) adalah penyakit yang paling sering dijumpai dengan gejala demam, batuk, dan pilek. Penyebabnya bisa karena virus atau bakteri.

Sebagian besar infeksi saluran pernapasan atas mempunyai gejala yang ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun apabila telah menyerang saluran pernapasan bawah (trakea dan saluran udara dalam paru-paru). Misalnya pada penyakit pneumonia maka gejalanya akan lebih berat dan dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

2. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti mual, perut kembung, muntah, diare, sembelit, dan sensasi perih atau nyeri ulu hati. Gejala-gejala tersebut, khususnya kembung, sering dikatakan sebagai masuk angin.

Penyebab gangguan pencernaan bermacam-macam, antara lain infeksi virus maupun bakteri, keracunan makanan, alergi atau intoleransi makanan, dan stres.

3. Demam berdarah dan malaria

Kedua penyakit ini adalah penyakit infeksi yang sering terjadi di negara tropis, seperti Indonesia. Keduanya sama-sama ditularkan melalui perantara gigitan nyamuk.

Demam berdarah dan malaria dapat menyebabkan gejala demam, pegal-pegal, nyeri sendi, menggigil, dan lemas. Jika tidak ditangani secara tepat maka penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi serius sampai kematian.

4. Penyakit jantung

Penyakit jantung bisa terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang cukup, akibat dari penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah jantung.

Kondisi ini sering menimbulkan nyeri dada yang disebut masyarakat sebagai angin duduk. Keluhannya dapat berupa nyeri ulu hati ataupun nyeri dada yang menjalar ke lengan, leher, atau punggung, sesak napas, lemas, hingga pingsan.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Terdapat banyak kemungkinan penyakit yang dapat menimbulkan keluhan masuk angin, dan bisa jadi penyebabnya adalah penyakit yang serius. Oleh karena itu, perlu berhati-hati dan tidak menyepelekannya, terutama apabila gejala yang dirasakan cukup berat dan tidak segera membaik.

Jika keluhan masuk angin berupa demam tinggi selama lebih dari 3 hari, muntah, lemas, dan diare terus-menerus, atau disertai nyeri dada dengan adanya riwayat penyakit jantung, maka sebaiknya perlu segera memeriksakan diri ke dokter.

 

Cara Mengatasi Masuk Angin

Meskipun pada umumnya dapat sembuh sendiri, masuk angin bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan masuk angin dan mempercepat pemulihannya:

  1. Memperbanyak minum air putih, terutama saat muntah dan diare, untuk mencegah dehidrasi.
  2. Minum air hangat. Cara ini bisa membantu melegakan gejala infeksi saluran napas. Air hangat dapat dicampur dengan madu atau jahe untuk lebih menghangatkan tubuh.
  3. Beristirahat cukup. Hal ini penting untuk membantu tubuh melawan infeksi.
  4. Tidak merokok dan menghindari konsumsi kafein/alkohol.
  5. Mengonsumsi obat penurun panas. Demam dan nyeri otot pada masuk angin bisa diredakan dengan obat penurun panas dan antinyeri, seperti paracetamol.

 

Cara Mencegah Masuk Angin

Cara utama untuk mencegah masuk angin yaitu dengan menjaga daya tahan tubuh. Hal ini bisa dilakukan dengan cara seperti:

  1. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi yang mengandung protein, omega-3, dan antioksidan, seperti vitamin C, flavonoid, dan vitamin A.
  2. Berolahraga rutin.
  3. Berstirahat dan tidur cukup.
  4. Membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer, untuk mencegah penyebaran penyakit.
  5. Mengenakan jaket dan pakaian yang lebih tebal ketika cuaca dingin.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa masuk angin bukanlah merupakan penyakit, namun istilah yang umum dipakai oleh masyarakat indonesia untuk menyebut keluhan tidak enak badan secara umum. Penyebabnya beragam, dapat berupa penyakit yang ringan, bisa juga penyakit yang berbahaya.

Apabila ingin mengobati masuk angin, maka penyebabnya harus diketahui terlebih dahulu. Meskipun pada umumnya masuk angin bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan, namun apabila gejala dirasakan bertambah berat dan menetap, maka sebaiknya perlu segera memeriksakan diri ke dokter.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Catatan Admin - Yurovi

Disclaimer: Jika dalam artikel ini ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru/pengajar atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja.

Referensi :
  • https://www.visitklaten.com/artikel/penyebab-dan-cara-mengatasi-masuk-angin/
  • Fever photo created by xb100 - www.freepik.com

Postingan Terkait

Scroll to Top