yurovi.my.id – Manfaat Jahe Jika Dikonsumsi Secara Rutin. Jahe atau nama latinnya Zingiber officinale merupakan sebuah tanaman rimpang yang populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpang jahe berbentuk jemari yang menggembung di bagian ruas-ruas tengah. Mempunyai rasa dominan pedas yang disebabkan oleh senyawa keton bernama zingeron.

Jahe termasuk dalam suku Zingiberaceae (temu-temuan). Oleh karena itu jahe masih berkerabat dengan tanaman herbal lain. seperti kunyit, kencur, dan lengkuas.
Manfaat Jahe Jika Dikonsumsi Secara Rutin
- Antipenuaan dan Kanker
Tanaman dari suku Zingiberaceae ini bersifat anti-oksidatif dan anti-inflamasi yang dapat mengendalikan proses penuaan. - Meredakan Nyeri Haid
Rutin mengonsumsi air jahe dapat membatu mengurangi nyeri yang terjadi ketika menstruasi. Silakan mengonsumsi air jahe setidaknya 4 gelas. - Menurunkan Glukosa Darah sampai Kolesterol
Rutin mengonsumsi jahe bisa menurunkan glukosa darah secara signifikan. Selain itu juga bisa menurunkan kolesterol LDL (lemak jahat), trigserida, dan meningkatkan HLD (lemak baik). - Memperkuat Sistem Imun
Dalam Jahe terdapat banyak vitamin C dan magnesium. Kandungan ini membantu tubuh dalam memperkuat sistem imun. - Menangkal Infeksi Bakteri dan Virus
Kandungan gingerol yang terkadung dalam jahe dipercaya dapat menghambat infeksi bakteri. seperti E.coli, shigela, dan lain-lain. - Meredakan Sakit Otot
Jahe mempunyai efek antiperadangan yang juga berkhasiat untuk mengurangi sakit otot. - Meredakan Morning Sickness
Tanaman ini bermanfaat untuk meredakan gejala morning sickness di awal kehamilan. Ekstrak akar jahe sudah digunakan lebih dari 2 ribu tahun untuk mengatasi gejala gangguan pencernaan, seperti muntah, mual, perut kembung, sembelit, dan bersendawa.
Selain memberikan banyak manfaat seperti yang kami sebutkan diatas ternyata jahe juga bisa memicu sejumlah efek samping apabila dikonsumsi dalam jumlah besar. Jahe dapat mengganggu efek obat pengencer darah, seperti warfin dan aspirin.
Berikut ini adalah beberapa orang yang sebaiknya tidak mengonsumsi jahe:
- Orang dengan gangguan darah
- Orang dengan batu empedu
- Orang dengan Ulkus atau IBD
- Orang yang akan melakukan operasi
- Perempuan hamil
- Orang-orang yang mengonsumsi obat tertentu
- Orang dengan diabetes dan hipertensi
Terima kasih telah mengunjungi website kami.
Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.











